Kamus SERAKATA adalah kamus digital pelestarian Bahasa serawai, bahasa masyarakat yang hidup di daerah Bengkulu. SERAKATA ini merupakan inisiatif pelestarian budaya dalam bentuk digital, dokumentasi, dan pembelajaran kekayaan bahasa daerah di Indonesia.
Bahasa daerah adalah warisan budaya tak benda yang menyimpan memori kolektif, kearifan lokal, dan identitas kebangsaan Indonesia. Di era digital, keterbukaan akses terhadap kamus bahasa daerah yang terstruktur, lengkap dengan transkripsi fonetis baku dan pemaknaan leksikografis, menjadi sangat penting guna mencegah kepunahan bahasa-bahasa lokal.
Portal Kamus Daring dikembangkan sebagai wadah leksikografi digital terpadu untuk memudahkan masyarakat umum, akademisi, peneliti, pelajar, serta generasi muda dalam mempelajari dan menelusuri kosakata daerah.
Setiap lema dikelompokkan berdasarkan kelas kata (Part of Speech) sesuai standar gramatika berikut:
| Kode | Kelas Kata | Keterangan |
|---|---|---|
a |
Adjektiva (Kata Sifat) | Kata yang menerangkan nomina (kata benda) atau pronomina. |
adv |
Adverbia (Kata Keterangan) | Kata yang memberikan keterangan pada kata selain nomina. |
i |
Interjeksi (Kata Seru) | Kata yang mengungkapkan perasaan hati pembicara (misal: kagum, kaget, jijik, dll.). |
n |
Nomina (Kata Benda) | Kata yang menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. |
num |
Numeralia (Kata Bilangan) | Kata yang menyatakan jumlah benda atau urutannya dalam suatu deretan. |
p |
Partikel / Kata Tugas | Kata penghubung, kata depan, atau kata seru yang tidak memiliki makna leksikal tersendiri. |
pron |
Pronomina (Kata Ganti) | Kata yang dipakai untuk menggantikan orang atau benda. |
v |
Verba (Kata Kerja) | Kata yang menggambarkan proses, perbuatan, atau keadaan. |